Postingan

#4

pagi ini aku dibangunkan sinar matahari yang menyelinap lewat tirai di balik jendela ruang tamu. masih pukul 06.42 ternyata. biasanya aku bangun lebih siang dari ini. tentu kau tahu kebiasaanku, bukan?  malam ini aku tertidur di ruang tamu, setelah ku habiskan malam dengan tisu yang berserakan dimana-mana. maaf, aku menangis lagi.  sudah dua bulan tapi aku tak kunjung berhenti menangisimu.  menangisi kebodohanku yang begitu saja melepasmu, lebih tepatnya.  maaf karena semalam aku meneleponmu. aku tak kuasa lagi menahan diri untuk tidak mengusikmu. sekuat tenaga aku menahan rinduku selama ini dan kini ia membuncah. berontak minta ditujukan kepada si empunya. aku menangis setelah kau menolak panggilanku begitu saja. aku tak terima keberanian yang segenap tenaga ku kumpulkan kau abaikan begitu saja. tanpa alasan. tanpa penjelasan.  hingga aku berspekulasi bahwasanya kau memang tak ingin aku hadir lagi. baiklah, aku pergi.  aku menangis semalaman hingga dadaku ...

#3

[tadinya di sini ku tuliskan namamu. namun setelah ku fikir, mungkin kau akan sedikit terganggu dengan itu.] di tulisan kali ini aku mencoba beranikan diri untuk menyebutkan namamu. Barangkali kamu baca, dan semoga saja perasaanku tersampaikan.  dibandingkan memanggilmu "abang" sebagaimana teman-temanmu biasa memanggilmu, aku lebih senang menyebutkan namamu seperti ini. karena sejatinya namamu indah. dan ku rasa biarlah begitu seharusnya, tak perlu menggantinya. [di sini juga semula aku menuliskan namamu..]   kalau kamu jeli, beberapa hari terakhir ini aku gemar sekali mengunggah story di instagram, bukan? tak seperti aku yang biasanya, yang lebih senang berkicau dan membenamkan diri di twitter.  kamu tau kenapa?  aku ingin memastikan adakah kamu melihat unggahanku. karena hanya dengan begitu aku tau bahwasanya kamu baik-baik saja. "oh, dia masih sempat buka instagram. syukurlah, setidaknya mungkin dia baik-baik saja", begitu fikirku setiap kali ku lihat namamu ada ...

#2

"kak, pernah ga, berusaha keras buat lupain dan ga ngechat mantan tapi akhirnya pertahanan runtuh saking kangennya dan nyerah buat ngechat dia?"  ————— kemarin aku bilang, bahwa aku sedang mengupayakan untuk tidak menyapamu lagi. tapi ternyata gak semudah itu. hehe. udah nyoba sebisa mungkin tapi ujung-ujungnya aku tetap merasa perlu tau kabar kamu.  aku nanya sama kakak-onlineku di twitter. dia bilang aku harus maksain diri; tahan diri. cari kegiatan yg bikin endorfin dan dopaminku meningkat setara saat aku bersamamu. tapi.. nyatanya aku belum bisa.  ————— makasih ya, udah mau balas chatku.  makasih, masih mau bantuin aku bikin surat lamaran di sela-sela kesibukan kamu. sumpah, it made my day. seneng bgt akhirnya bisa ngobrol sama kamu lagi. dan yg lebih nyenengin lagi, kamu pake share foto-foto kita segala waktu jaman pacaran dulu. maksudnya apa? mau bikin aku ge er? mau bikin aku mikir kalo kamu juga kangen akan memori-memori di balik foto-foto itu? iya? aku masi...

#1

i just broke up with my-almost-2years-boyfriend. my lovely (ex) boyfriend. my really kindhearted (ex) boyfriend. tbh, i still love him so much, until the day. gue yg mutusin doi krn satu-dua hal yang agak sulit gue jelasin di sini. yg pasti bukan karena orang ketiga. sama sekali bukan. bodohnya, gue yg mutusin; gue yg ga ikhlas, haha.  kayanya patah hati kali ini benar-benar hal baru buat gue. sebelumnya gue udah sering menjalin hubungan. dan tentunya sering juga kandas gitu aja. seringnya gue yg ninggalin gitu aja. gue yg nyakitin. tanpa ada penyesalan. tanpa ada perasaan yg tersisa. mungkin karena itulah, sesekali cewe brengsek kaya gue juga sangat amat perlu diberi pelajaran. mama sampe capek dan bilang, "kamu mah kebiasaan, anak orang diputusin mulu." dan dari dulu, setiap kali putus gue tuh ga pernah benar-benar sendirian. putus dari yang satu, seminggu kemudian udah dapet gantinya. kaya kutu loncat tau ga? maka dari itu, sedari dulu gue ga pernah benar-benar sendiri. gu...

Kenapa Fisika?

Hai pembaca! Di saat aku menulis postingan ini, seharusnya aku sedang sibuk-sibuknya menulis paragraf demi paragraf bab hasil dan pembahasan dalam skripsiku. Skripsiku yang tak kunjung rampung, padahal berbagai cara sudah coba aku tempuh, mulai dari bertapa di Gunung Gede, muterin Tugu Kujang tujuh keliling, sampai merengek-rengek minta doraemon agar meminjamkan alat penyelesai skripsi dari kantong ajaibnya. Aku sebenarnya bukan orang yang malas; hanya saja kurang motivasi, haha! Saat ini aku sudah memasuki semester sembilan, yang mana seharusnya jenjang S-1 idealnya hanya sampai semester delapan. Nampaknya terlalu banyak memori yang tersimpan di setiap sudut kampus hingga aku masih betah berada di sini, begitukah? Haha, tentu tidak. Fisika. Kata yang selalu membuat lawan bicaraku bergidik ngeri setiap kali mereka bertanya dimana aku kuliah? Ambil jurusan apa? Tak jarang juga aku diledeki orang gila, wong edan, setelah aku menjawab dengan satu kata itu. "Kok mau sih n...

[SPOILER ALERT!!!] Koi to Uso eps.1

Koi to Uso ini genrenya drama, romance, dan NTR. Kayanya sih anime ini rilisnya udah cukup lama, tapi aku baru nonton sekarang. Aku pun baru nonton episode 1. Tapi sebelum aku lupa akan jalan ceritanya, ada baiknya aku abadikan pendapatku mengenai jalan cerita Koi to Uso sejauh satu episode ini^^ Koi to Uso ini ceritanya tentang program pemerintah Jepang dalam menaikkan angka kelahiran penduduknya, dengan cara menetapkan pasangan-pasangan yang harus menikah di Jepang. Jadi si A harus nikah sama si B, si C harus nikah sama si D, itu udah ditentuin sama pemerintah di Jepang, ga boleh nolak. Gatau sih tapi kalo nolak konsekuensinya apa, sejauh ini belum diceritain. Nah jadi di Koi to Uso ini, Nejima, tokoh utamanya, naksir sama Misaki, primadona di kelasnya.  Dia suka sama Misaki udah 5 tahun, dari jaman mereka masih SD. Nah si Nejima ini di episode pertama ceritanya mau ulangtahun besoknya. Ulangtahun ke-16. Itu artinya besok dia bakalan dapet surat pemberitahuan mengenai siapa...

Consumer Behavior (Perilaku Konsumen) Part 1

Gambar
Fanny Amalia/G74140057 Department of Physics ( www.physics.ipb.ac.id ) Collage of Mathematics and Natural Sciences ( www.fmipa.ipb.ac.id ) Bogor Agricultural University ( www.ipb.ac.id )                         Consumer Behavior Class IKK233 Department of Family and Consumer Science ( www.ikk.fema.ipb.ac.id ) Collage of Human Ecology ( www.fema.ipb.ac.id ) Bogor Agricultural University ( www.ipb.ac.id ) Lecturers: Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc ( www.sumarwan.staff.ipb.ac.id , www.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id , sumarwan@mb.ipb.ac.id ) Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, M.FSA Dr. Ir. Megawati Simanjuntak, M.S Ir. Ratnaningsih, M.S Ir. Md Djamaludin, M.Sc Sumarwan U. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: PT Ghalia Indonesia CONSUMER MOTIVATIONS AND DECISION MODEL What is Consumer Behavior? C o...